Archive for January 2014
Hujan melambangkan Cintaku
Sore ini hujan lagi.
Aku menatap tiap rintikan hujan, banyaknya tak terhitung.
Begitulah besar rasa cintaku untukmu.
Apa kabar kamu lelaki hujanku?
Adakah sedetik saja kau memikirkanku disana?
Ah, kenapa aku harus berharap akan hal itu?
Dingin ini terus menyelimuti tubuhku.
Merasuk ke dalam jiwaku.
Melihat hujan adalah bagaimana aku melihatmu.
Merasakan setiap dinginnya hujan adalah bagaimana aku merasakanmu.
Terlahir sebagai seorang wanita yg mencintai hujan.
Dan terlahir mencintamu adalah takdirku.
Tahu kah kamu? Aku melihat tiap tetes air yg jatuh dari langit, begitulah caraku melihat besarnya cintaku padamu.
Andai ada kesempatan untukku menari bersama hujan, aku akan katakan pada merrka aku memikikimu, memiliki bagian dari mereka.
Dulu kau pernah bertanya 'apakah aku melihat hujan yang sama denganmu?'
Walau aku tak mengerti arti kalimat itu, tapi kini aku menyadari aku melihat hujan yg sama denganmu.
Sekarang harusnya aku yg bertanya 'apakah kau melihat hujan yg sama denganku?'
Apakah kau menghitung banyaknya tetesan hujan yg jatuh? Jika kau menghitungnya, percayalah sebanyak itu cintaku untukmu :')
Aku disini berharap kau masih mempunyai perasaan yg sama denganku. Walau hanya sedikit, aku harap masih ada.. untukku.. :'(
Posted via Blogaway
Demi Tuhan Aku tak Sanggup :(
Disini aku menyadari aku sangat lemah.
Aku sendiri, tak ada yang tau.
Senyum ku pun palsu, hanya untuk menutupi kesedihan yg sudah teramat sangat dalam tanpamu.
Sesalku menjadi wanita paling bodoh.
Tuhannnn jika waktu bisa ku putar, aku takkan mengulang hal yang sama.
Kemungkinan besar aku akan kehilangannya karena kbodohanku.
Adakah cara lain agar aku bisa bertahan di situasi ini?
Dilain sisi seakan seisi dunia tak tahu apa yg kurasakan saat ini.
Aku sendiri Tuhan, aku tak punya seseorang selain mu :'(
Aku butuh dia juga, tapi mungkin itu akan menjadi mimpi.
Karena aku sadar saat dia butuh aku, aku selalu tak ada.
Padahal, aku selalu berusaha untuk menjadi yg terbaik.
Bertahan disetiap sikap dan tingkahnya.
Atas nama cinta aku lemah, aku takut.. takut akan lupa bagaimana cara untuk bernapas.
Takut lupa, bagaimana cara untuk menguatkan diriku sendiri
Tuhann. Aku gak mau hancur lagi.
Aku gak mau merasakan sakit itu lagi.. aku gak sanggup.
Demi Tuhan aku gak sanggup :(
Posted via Blogaway
My Slide Show Photo
My Slide Show Photo by Slidely Slideshow